Selasa, 22 September 2009

Aisyahku

Aisyahku
Biarkan aku duduk di pemakaman, menunggu ayahanda datang menjemputku.
Aku tak mau pulang!!!!

Aisyahku
Biarkan aku menutup mata sejenak, melihat ke hati yang akan melawan hari esok. Semakin aku lawan hati ini semakin dekat juga aku dengan Allah azza wa jalla.
Aku masih terdiam!!!

Aisyahku
Biarkan aku mengadu pada ibundaku, kemana aku akan melangkah menghadapi semua mimpi yang akan datang
aku tak mau pulang!!!!

Aisyahku
Biarkan aku membuka mata ini menanggis sekali lagi tanpa kau ketahui. Linangan hati akan ketetapan Allah azza wa jalla. Semakin aku meraung untuknya semakin Allah mendekat kepadaku.
Aku masih terdiam!!!

Aisyahku
Biarkan aku beranjak, ayahanda ku tak menjemputku, semua harapan kulimpahkan sesuai keputusannya.
Aku akan pulang!!!

Aisyahku
Biarkan aku memegang cadarmu, kubacakan ad-dhuha untukmu dan kutinggalkan cadar ini, atas nama sayang dan doa.
Aku akan melangkah!!!

Aisyahku
Biarkan Aku menjemput ikhlas Allah azza wa jalla, jadikan keputusan ayahanda sebagai perantara ketetapannya.
Aku akan pulang!!!

Aisyahku
Biarkan ketauhidan sebagai perisai keduniawian, ketaqwaan jenjang mencapai keikhlasan, kesabaran menutupkan kekspresifan dan sayap maya ini akan menyampaikan pesannya
Aku akan melangkah!!!